Pendampingan Serap Aspirasi Komisi IV DPR RI di Kabupaten Sleman
Kepala Balai Besar Veteriner (BBV) Wates mendampingi Siti Hediati Soeharto, S.E selaku Ketua Komisi IV DPR RI dalam kegiatan Serap Aspirasi pada masa reses yang diselenggarakan di Kelurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Anggota KWT Sekar Mangambar, perangkat desa, serta seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Satgas Swasembada Pangan setempat. Acara berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dengan wakil rakyat terkait berbagai isu strategis di sektor pertanian dan peternakan.
Dalam sambutannya, Siti Hediati Soeharto menegaskan bahwa masa reses merupakan momentum penting bagi anggota DPR RI untuk turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan, khususnya terkait peningkatan sarana prasarana pertanian, dukungan bagi kelompok wanita tani, serta penguatan sektor peternakan, akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan di Komisi IV DPR RI.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan capaian positif dari program Telur Ayam Merah Putih yang telah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini dinilai berhasil meningkatkan ketersediaan telur sebagai sumber protein hewani, sekaligus mendorong kemandirian dan peningkatan pendapatan anggota KWT. Keberhasilan tersebut menjadi contoh sinergi antara dukungan kebijakan, pendampingan teknis, serta semangat gotong royong masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan skala rumah tangga.
Kepala BBV Wates turut memberikan dukungan dan penjelasan teknis terkait pentingnya kesehatan hewan, pengendalian penyakit unggas, serta jaminan keamanan produk hewan guna menjaga kualitas telur yang dihasilkan. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak di wilayah Sleman.
Melalui kegiatan serap aspirasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, unit pelaksana teknis, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna mendorong pembangunan pertanian dan peternakan yang berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.